Pelayanan

Pidana

Pidana Umum
Perkara atau permasalahan meliputi : Penipuan dan/atau Penggelapan, Pencemaran Nama Baik dan Fitnah, Penganiayaan dan Pengeroyokan, Pembunuhan, Pemerasan dan Pengancaman, Pencabulan, Perusakan Barang atau Benda, Kecelakaan Lalu Lintas, Perjudian, Pemalsuan Surat, Pencurian, Sumah dan Keterangan Palsu, Memasuki Rumah atau Pekarangan, Dan Lain-Lain.

Pidana Khusus
Perkara atau permasalahan meliputi : Korupsi dan Gratifikasi, Pencucian Uang, Narkoba, Transaksi Elektronik, Pornografi, Kekerasan Dalam Rumah Tangga, Tindak Pidana Kesehatan, Perlindungan Anak, Perlindungan Konsumen Dan Lain-Lain.

Perdata

Perkara atau permasalahan meliputi : Perbuatan Melawan Hukum, Cidera Janji (Wanprestasi), Gugatan atau Perlawanan Lelang Eksekusi Dan Lain-Lain

Perkawinan dan Perceraian

Perkara atau permasalahan meliputi : Gugatan Cerai atau Permohonan Talak (Muslim), Gugatan Cerai Non Muslim, Harta Gono Gini, Hak Asuh Anak, Pembatalan Perkawinan Dan Lain-Lain.

Keluarga dan Waris

Perkara atau permasalahan meliputi : Pengangkatan Anaka (Adopsi), Penetapan Ahli Waris, Sengketa Waris, Dan Lain-Lain.

Perusahaan

Konsultan Hukum Tetap (Retainer)
Pelayanan jasa hukum secara berkesinambungan menjadikan kami sebagai “in house lawyer” pada Perusahaan Saudara, untuk itu mendedikasikan ilmu dan pengalaman kami dalam mengantisipasi serta mempertahankan kepentingan hukum klien baik yang ada maupun yang akan timbul dikemudian hari dan kami akan melakukan penyelesaian dengan mengutamakan kepentingan klien, karena keperluan jasa hukum bukan saja diperlukan pada saat terjadi sengketa melainkan untuk mengantisipasi potensi terjadinya permasalahan hukum, karena akan sangat menyita waktu dan pikiran serta biaya yang banyak apabila sudah timbul permasalahan hukum.

Dengan bekerjasama sebagai klien atau mitra kerja berarti memberi kepercayaan kepada Sembilan Bintang Law Offices untuk melayani kepentingan hukum klien sesuai dengan standard profesionalisme serta menjunjung tinggi etika dan tanggung jawab yang tinggi karena prinsip kami adalah kepuasan klien, adapun jasa hukum yang kami tawarkan.

Ruang Lingkup Konsultan Hukum Tetap (Retainer) :
a. Membantu mempersiapkan dokumentasi hukum berupa perjanjian-perjanjian standar;
b. Melakukan kajian dan revisi terhadap dokumentasi hukum berupa perjanjian-perjanjian yang telah dibuat Klien serta memastikan bahwa perjanjian-perjanjian yang ada telah sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan yang berlaku;
c. Membantu mempersiapkan dokumentasi hukum yang berkaitan dengan proses tender atau pengadaan barangdan jasa di sektor perbankan dan sektor lainnya;
d. Memberikan pendapat hukum (advis hukum) sehubungan dengan perjanjian-perjanjian yang telah dibuat klien;
e. Memberikan jasa hukum litigasi dan penyelesaian sengketa di luar pengadilan (out of court settlement) dalam hal sengketa yang melibatkan klien;
f. Mendapingi klien atau karyawan klien dalam proses pra litigasi baik pidana maupun perdata; dan
g. Memberikan jasa hukum lainnya sesuai dengan permintaan dan kebutuhan klien.

Konsultan Hukum On Call
Menangani perkara-perkara perusahaan yang bersifat sekali selesai seperti diantaranya perkara gugatan wanprestasi, perbuatan melawan hukum, pidana, ketenagakerjaan dan lain-lain.

Legal Due Dilligence (Uji Tuntas)
Di dalam era globalisasi ini persaingan usaha semakin hari semakin terasa kuat, kondisi tersebut menuntut suatu perusahaan untuk selalu mengembangkan strategi agar dapat bertahan, berdaya saing, dan terus berkembang di tengah gencarnya persaingan usaha, oleh sebab itu perusahaan perlu mengembangkan suatu strategi yang tepat agar perusahaan dapat mempertahankan eksistensinya dan dapat memperbaiki kinerja perusahaan, salah satu strategi yang cukup populer dan banyak dipraktikan oleh perusahaan multinasional yaitu penggabungan usaha (merger) atau pengambilalihan usaha (akuisisi);

Penggabungan usaha (merger) atau pengambilalihan usaha (akuisisi) perlu dilakukan secara hati-hati dan teliti mengingat perusahaan target tidak selalu dalam kondisi yang sehat dan sempurna, terkadang perusahaan target terlihat mempunyai kinerja keuangan yang baik, tetapi ternyata didalamnya terdapat permasalahan hukum yang fatal hingga berpotensi pada pencabutan usaha, ancaman kepailitan ataupun ancaman penyitaan terhadap asset utama perusahaan oleh pengadilan atau aparat hukum yang berwenang atau oleh pihak krediturnya, sehingga untuk mencegah kerugian tersebut diperlukan tenaga ahli khusus yang dapat mendiagnosa dan mengungkap secara akurat permasalahan-permasalahan hukum yang berpotensi menghambat laju pertumbuhan dan perkembangan perusahaan;

Melalui Legal Due Diligence atau yang sering disebut pemeriksaan dari segi hukum atau legal audit segala macam persoalan hukum yang berpotensi untuk meledak dikemudian hari dapat diketahui lebih dini, sehingga investor yang akan melakukan aksi korporasi (seperti Merger dan Akuisisi) dapat memperoleh informasi dan fakta material yang akurat terkait kelemahan dan kelebihan perusahaan target ditinjau dari segi hukum, sebelum mengambil keputusan untuk menjalin aksi korporasi yang sesungguhnya